Tuesday, June 16, 2009

List 100 Malware yang Paling Banyak Menyerang Indonesia di Bulan Maret 2009

Kaspersky, sebagai salah satu developer antivirus terbaik dunia,
kembali merilis daftar 100 Malware yang paling banyak menyerang di
Indonesia untuk periode 19 Maret 2009 – 26 Maret 2009. Penyeleksian
dilakukan terhadap penyerangan yang terjadi pada koleksi server
Kaspersky yang berjumlah lebih dari 7000 server.

Untuk periode minggu lalu, Net-Worm.Win32.Kido.ih masih menjadi
malware yang paling banyak menyerang. Malware tersebut dapat menyebar
melalui jaringan dan dapat membuat koneksi internet korbannya mati.
Malware ini juga dianggap sangat berbahaya karena dapat mereset
"Restore Point" yang ada di Windows.

Berikut list Top 100 Malware selengkapnya:
Net-Worm.Win32.Kido.ih 35.584%
Trojan-Dropper.Win32.Mutant.a 10.528%
Heur.Win32.Trojan.Generic 8.096%
HEUR:Trojan.Win32.Generic 5.088%
Trojan-Downloader.Win32.Small.aacq 3.104%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahlm 2.944%
Multi.Win32.Packed 2.304%
HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic 2.144%
Trojan-Dropper.Win32.Small.axv 1.952%
Heur.Win32.Invader 1.472%
Type_Win32 1.152%
Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dxh 1.024%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.wxq 0.96%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.zje 0.896%
Net-Worm.Win32.Kido.eo 0.864%
Heur.Win32.Worm.Generic 0.832%
Trojan.Win32.VB.lku 0.8%
not-a-virus:FraudTool.Win32.SystemSecurity.cc0.736%
Backdoor.Win32.SdBot.lar 0.704%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.bvn 0.704%
HEUR:Trojan.Win32.AntiAV 0.608%
Trojan.Win32.Obfuscated.actv 0.544%
Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.fhc 0.512%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bmna 0.512%
Trojan.Win32.FraudPack.kqs 0.48%
Trojan-GameThief.Win32.WOW.guu 0.48%
HEUR:Virus.Win32.Generic 0.448%
MultiPacked.Multi.Generic 0.448%
Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.fhe 0.448%
Trojan.Win32.Agent.admy 0.416%
Virus.Win32.Virut.ce 0.352%
Heur.Win32.Downloader 0.32%
not-a-virus:AdWare.Win32.180Solutions.bj 0.32%
Packed.Win32.Black.d 0.288%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjhd 0.288%
Trojan-GameThief.Win32.WOW.gub 0.288%
not-a-virus:AdWare.Win32.Agent.lmz 0.288%
Trojan-PSW.Win32.IMMultiPass.od 0.288%
Packed.Win32.Tdss.f 0.288%
Virus.Win32.Virut.q 0.256%
Virus.Win32.Sality.aa 0.224%
Trojan.Win32.VB.lmy 0.224%
Virus.Win32.VB.ki 0.224%
Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dxy 0.224%
Heur.Win32.AntiAV 0.192%
Packed.Win32.CryptExe 0.192%
not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.n 0.192%
Trojan-Downloader.Win32.Tiny.byt 0.192%
Trojan.Win32.Inject.kpg 0.192%
not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.ar 0.192%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.akwa 0.16%
not-a-virus:AdWare.Win32.Thingies 0.16%
Trojan-Downloader.Win32.BHO.jlw 0.16%
Net-Worm.Win32.Koobface.fp 0.16%
HEUR:Worm.Win32.Generic 0.16%
Net-Worm.Win32.Koobface.fm 0.16%
Trojan.Win32.Monderd.gen 0.16%
Trojan.Win32.Inject.pyv 0.128%
Virus.Win32.Sality.z 0.128%
SuspiciousPacker.Multi.Generic 0.128%
Virus.Win32.Parite.b 0.128%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bovt 0.128%
Trojan-PSW.Win32.Agent.lta 0.128%
Packed.Win32.Krap.c 0.128%
Backdoor.Win32.IrcContact.30 0.128%
not-a-virus:AdWare.Win32.OneStep.z 0.096%
Trojan-Banker.Win32.Banker.adks 0.096%
Packed.Win32.Krap.i 0.096%
Trojan.Win32.Agent.bwoy 0.096%
Trojan.Win32.Agent.bvum 0.096%
Net-Worm.Win32.Kolab.bzd 0.096%
Trojan.Win32.VB.ktf 0.096%
Packed.Win32.PolyCrypt.c 0.096%
not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.v 0.096%
Exploit.Win32.DCom.ad 0.096%
Backdoor.Win32.KeyStart.cb 0.096%
Backdoor.Win32.Frauder.avf 0.096%
Backdoor.Win32.Lithium.ea 0.064%
Trojan.Win32.Pakes.cob 0.064%
Trojan.MSIL.Agent.m 0.064%
Backdoor.Win32.Hupigon.glqr 0.064%
not-a-virus:AdWare.Win32.AdMedia.g 0.064%
Trojan-Dropper.Win32.Tiny.cf 0.064%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.akga 0.064%
Packed.Win32.PePatch.lc 0.064%
Backdoor.Win32.Delf.oht 0.064%
Email-Worm.Win32.Brontok.dd 0.064%
Virus.Win32.Xorer.ey 0.064%
Packed.Win32.PePatch.fn 0.064%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.fgy 0.064%
Trojan.Win32.BHO.nho 0.064%
Trojan.Win32.Agent2.fsa 0.064%
Hoax.Win32.Renos.vber 0.064%
Backdoor.Win32.VB.brg 0.064%
Backdoor.Win32.Bifrose.fmv 0.064%
Hoax.MSIL.BadJoke.Agent.s 0.064%
Trojan-Spy.Win32.Ardamax.e 0.064%
Trojan-Downloader.Win32.PurityScan.fk 0.064%
Trojan.Win32.Agent.arjp 0.064%
Trojan-Downloader.JS.Agent.gj 0.064%

Source : www.chip.co.id

Saturday, May 30, 2009

Cara Merawat Komputer

Komputer adalah perangkat elektronik yang sering kita gunakan sebagai pendukung aktifitas kita sehari-hari. Untuk itu perlu kita rawat agar dapat bekerja secara maksimal.
Adapun cara untuk merawatnya adalah sbb:
 
1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.

3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

5. Tutup / close program yg tidak berguna. Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.

6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lambat. Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centanglah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

8. Jangan meletakkan Speaker Active terlalu dekat dengan monitor. Karena medan magnet yang ada pada speaker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

9. Uninstall atau buang program yg tidak berguna. Ruang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.

10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala. Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.

11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg "nyasar" sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.

Nah, setelah mengikuti langkah-langkah diatas maka umur computer anda akan bertambah panjang.

Wednesday, April 15, 2009

Wi-Fi

Wifi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks atau WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya. Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal(LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat).Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLANs (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLANs dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan. Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Elec-tronis Engineers (IEEE) berda-sarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN). Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.